Sejak menit pertama, Villareal seakan bermain dikandang karena berhasil mengontrol jalannya permainan. Terlebih gol cepat yang dicepat Cani pada menit ke-4 membuat Villareal berada diatas angin. Hanya kesabaran para pemain tengah Manchester yang dimotori Silva dan Yaya Toure sehingga perlahan-lahan Manchester City bisa menguasai pertandingan pada pertengahan babak pertama. Berkat penguasaan bola tersebut, berbuntut lahirnya gol bunuh diri pemain belakang Villareal pada menit ke-43 sehingga skor 1 - 1 hingga turun minum.
Awal babak kedua, kembali para pemain Villareal mampu mendikte permainan Manchester City. Beberapa peluang Villareal yang dimotori Rossi di lini depan kerab mengancam gawang Joe Hart. Namun berkat kekuatan lini pertahanan Manchester City sehingga Villareal tidak berhasil menambah gol pada babak kedua. Justru keberuntungan pada Manchester City ketika pada akhir babak kedua, Aguero yang masuk menggantikan De Jong berhasil menciptakan gol kemenangan setelah mendapat umpan datar dari sisi kiri pertahanan Villareal.
Gol Aguero membuat Mancini, sang pelatih kegirangan dan melompat-lompat dipinggir lapangan. Begitu pula para pendukung The Citizen kegirangan menyambut gol Aguero. Dengan demikian, Mancheter City telah mengumpulkan 4 poin dari tiga kali main, sedangkan Villareal tak satupun angka direbutnya.