Mohon tunggu...
KOMENTAR
Sosbud Pilihan

"Australia-Indonesia Bersaudara"

17 Februari 2015   21:51 Diperbarui: 17 Juni 2015   11:01 128 1
[caption id="" align="alignleft" width="614" caption="Indonesia-Australia"][/caption] Saya memahami Australia. Bukan saja karena pernah kuliah dan tinggal serta bersahabat dengan warga di sana, namun lebih jauh lagi saya menyelami alam pikir dan jiwa mereka. Indonesia dari awal adalah saudara bagi Australia, mereka selalu hadir dalam momen penting kita. Namun demikian saya ingin menyampaikan bahwa para penjahat Bali Nine telah melakukan kejahatan di wilayah Indonesia dan kita punya hak serta wajib menegakkan hukum meskipun ada protes kuat dari saudara kita bangsa Australia. Ini adalah momen dimana Indonesia sebagai bangsa dan negara sedang bangkit dalam perang melawan pembunuh generasi bangsa, Narkoba. Untuk itu saya ingin menghimbau pihak Australia untuk lebih memahami lagi dan melakukan introspeksi. Dimana jaringan kejahatan terorganisir Australia tidak seharusnya beroperasi dan menjadi ancaman di Indonesia. Untuk itu, sebaiknya kita tidak fokus pada para kriminal yang hendak menebus kesalahan mereka sesuai hukum yang berlaku. Namun harapan saya justru agar kerjasama dalam melawan kejahatan seperti narkoba, terorisme atau trafficking dapat ditingkatkan lebih tinggi lagi pada masa mendatang. Sehingga dengan demikian dua bersaudara di Asia Pasifik ini dapat mencegah hal-hal seperti yang sekarang terjadi dan memperteguh persaudaraan antar kedua bangsa dan negara. Salam,
Prananda Paloh Anggota DPR-RI No.A-3 - Komisi 1 Wakil Ketua Fraksi Partai Nasdem

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun