Rangkaian kegiatan dimulai dengan mengunjungi museum Bapak Pramuka Indonesia di kompleks Kraton Yogyakarta, diikuti 50 peserta, perwakilan Kwartir Cabang dan Kwartir Daerah.
Pada kunjungan ke museum ini, banyak informasi dan juga kenangan yang tergambar tentang Kak Sultan, begitu sapaan akrab Bapak Pramuka Indonesia.
Tim Kraton Yogyakarta menyampaikan berbagai informasi terkait Kak Sultan, menjelaskan berbagai peninggalan yang dapat kita nikmati dalam museum. Benda-benda bersejarah, memorable, yang sangat erat kaitannya dengan masa-masa perkembangan Gerakan Pramuka yang dimulai oleh Kak Sultan.
Kegiatan berikutnya adalah Doa Bersama dilanjutkan dengan sarasehan yang mengusung tema Meneladani Dedikasi Bapak Pramuka Indonesia dengan meningkatkan Peran Aktif Pramuka dalam membangun Masyarakat.
Dua narasumber nasional hadir, yaitu Kak Ahmad Rusdi, Wakil Ketua Kwartir Nasional/Ketua Komisi Kerjasama, serta Kak Ramadhan Subakti, Anggota Dewan Kerja Nasional.
Kak Ahmad Rusdi memaparkan tentang salah satu program kepanduan internasional, yaitu Ticket To Life yang erat kaitannya dengan pengabdian masyarakat sebagaimana yang difokuskan oleh Kak Sultan.
Sementara Kak Umo, panggilan akrab Kak Ramadhan Subekti, menyampaikan pengalamannya dalam sebuah komunitas pemerhati lingkungan yang ia kembangkan, Bogor Youth Forum.