Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) Prahoro Yulijanto Nurtjahyo, Kepala PPSDM Migas, Waskito Tunggul Nusanto serta Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrasi dan Pangawas di di lingkungan Kementerian ESDM.
Dalam pengarahannya Irjen Kementerian ESDM menjelaskan delapan (8) saran dari Inspektorat Jenderal kepada PPSDM Migas.
"Ada delapan input atau masukan untuk PPSDM Migas agar semakin terdepan dalam pengembangan sumbeR daya manusia di subsektor migas yaitu Teknologi Blockchain untuk Sertifikasi, Pusat Pengembangan Karir dan Penempatan, Pendekatan Personalisasi Pembelajaran, Pemantauan Kinerja Alumni, Analisis Kebutuhan Industri, Kurikulum diklat dan sertifikasi yang Relevan, Kemitraan strategis dengan Industri, dan yang terakhir adalah Penggunaan Teknologi Digital," tuturnya.
Ia menambahkan bahwa penggunaan teknologi digital sudah seharunya ada untuk memberikan pengalaman belajar interaktif, simulasi, dan pelatihan berbasis komputer serta mengaktifkan platform pembelajaran online untuk aksesibilitas yang lebih baik dan memfasilitasi pembelajaran jarak jauh.
Sebagai penutup kegiatan ini, Irjen Kementerian ESDM mengunjungi fasilitas -- fasilitas yang dimiliki oleh PPSDM Migas yaitu Kilang dan Basic Sea Survival.