Ini bukan sekedar topik puisi kaya yang biasa aku buat, meskipun di dalamnya ada juga sepenggal kisah sendu mendayu dan galau melow. Tapi itu kusensorlah ....of the records kata teman teman pers. Cerita yang itu nanti kuceritain di fikisana bareng sama desy desol dan Langit Quin aja. Tulisanku kali ini memang kudedikasikan untuk tumpukan sampah yang sudah sangat lama bikin aku penasaran dan gemesss banget. Sampah yang bikin aku geregetan dan mengamini kata pepatah, maksud hati ingin memeluk gunung, apadaya tangan tak sampai ...dan ini adalah tulisan keduaku tentang topik yang mirip
http://www.kompasiana.com/pojokmoengiel/listrik-dari-sampah-mungkinkah_54f5ef16a333117a028b459e bedanya yang dulu itu aku cuma pengen dan bertanya tanya, kalau sekarang ini aku pengeeeen banget sampai nekat ngintip ke negeri ginseng dan pengen melihat dari dekat tentang kemungkinannya. Memang sudah nasib pemulung jauh jauh ke korea bukan untuk wisata
winter season tapi nekat dingin dinginan cuma ngejar penampakan sampah negara tetangga ha..ha..
KEMBALI KE ARTIKEL