Siang sedang menarik jubah senja di antara awan-awan. Angin beraroma getir bertiup, rasanya seperti meneguk air bercampur empedu. Sepi baru saja meluruhkan riuh rendah manusia-manusia penasaran. Di atas bukit yang dijuluki bukit tengkorak, dua orang penjahat sebelah menyebelah dengan seorang kudus. Ketiganya dijatuhi hukuman paling nista oleh penguasa, mati di kayu salib.
KEMBALI KE ARTIKEL