menanggalkan segala
lalu kepala merendah sampai tanah
Sekalipun harta berkelimpahan
tahta dan intan berlian
di hadapan pemilik semesta
kita seharga debu-debu jalanan
Waktunya tiba
merenungi segala dosa diri
yang melabur dinding-dinding hati
dan menyadari partikel-partikel diri
yang akan jadi debu pada suatu hari
Waktunya tiba
menanggalkan segala
lalu kepala merendah sampai tanah
serendah-rendah penghampaan diri
mencium debu yang sama pada telapak kaki
Untuk menyadari
kita dahulu debu
dan akan kembali ke debu