Masyarakat Indonesia sering kali terjebak dalam pola pikir "orak mumpluk, orak resik", yang berarti "tidak berbusa, tidak bersih". Pola pikir ini terbentuk dari kebiasaan menggunakan detergen konvensional yang menghasilkan banyak busa. Padahal, banyaknya busa bukanlah indikator kebersihan yang sebenarnya. Busa yang melimpah sering kali dihasilkan oleh bahan kimia yang keras, yang tidak hanya berdampak buruk pada pakaian, tetapi juga pada kesehatan kita dan lingkungan.
KEMBALI KE ARTIKEL