Pilkada DKI makin panas, meskipun kampanye belum juga mulai. Ahok sebagai orang politik tahu benar memanfaatkan momentum. Paslon lain memang relatif masih hijau dalam hal politik praktis. Keempat rivalnya, bukan saja satu di dalam paslon, kedua-duanya, di dua pasangan semua masih hijau dalam politik praktis, membangun karakter berpolitik, dan cara-cara memainkan gaya untuk mendulang popularitas dan suara pada akhirnya. Eh begitu para pendukung melalui orang-orang parpolnya ikutan berjoget di irama Ahok. Padahal teriak-teriak antiahok, nyatanya pusat mereka Ahok lagi Ahok lagi.
KEMBALI KE ARTIKEL