SUATU malam pada medio 2004 di sebuah bengkel mebel yang berada di bagian belakang salah satu rumah di Kota Solo, Provinsi Jawa Tengah. Lelaki bertubuh kurus tinggi bersarung ini menghela nafas panjang ketika disarankan untuk maju ke pancalonan wali kota setempat. "Ah ndaklah Mas, politik itu kotor," katanya.
KEMBALI KE ARTIKEL