Jelas saja terlihat dengan mata kepala sendiri, karena semua ini dialami sendiri diperkampungan ini. Dengan adanya infrastruktur rusak, imbasnya ongkos distribusi pun naik klaim para pengusaha atau jasa angkutan barang. Ya, jelas saja kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM) sangat tinggi mengingat jarak dan waktu tempuh amat panjang, meskipun jarak sebenarnya tidak jauh - jauh amat, akan tetapi jalur distribusi mereka bertambah 3 (kali) lipat dari jarak kami sebenarnya ke kota tersebut, dikarenakan jalurnya harus memutar kewilayah lainnya yang akses jalannya lebih mudah. Belum lagi spare part kendaraan yang cepat abis, ban, dan sebagainya yang semua itu berimbas kepada harga kebutuhan masyarakat atau harga jual hasil pertanian.
KEMBALI KE ARTIKEL