Syekh Abdul Qodir Jaelany mempunyai kulit kemerah-merahan, kedua alisnya
menyatu jenggotnya lebat dan panjang. Dadanya bidang dan ramping, tinggi badannya sedang , suaranya lantang merdu. Demikian “Annuuril Burhany” kitab manaqib Syekh Abdul Qodir Jailany menggambarkan tubuh beliau, kitab yang sangat masyhur di kalangan NU kultural karna menjadi amaliah reliji sosial namun belum tentu diamalkan oleh NU struktural meski membelanya dari hujatan orang yang tak menyetujui amaliah ini.
KEMBALI KE ARTIKEL