Rakyat memilih partai-partai. Partai berkampanye dengan menjual program yang berbeda antara satu partai dengan partai lainnya. Lalu terbentuklah anggota parlemen yang diisi oleh partai-partai. Maka demi kepentingan para pemimpin partai, partai-partai berbagi kekuasaan. Rakyat dan program partai diabaikan. Dibuang ke tempat sampah. Lalu partai penguasa, Partai Demokrat yang paling besar menentukan calon presiden, ya pemilik partai Susilo Bambang Yudhoyono.
KEMBALI KE ARTIKEL