Mohon tunggu...
KOMENTAR
Puisi Pilihan

Perempuan Penyulam Rindu

26 Agustus 2020   08:53 Diperbarui: 26 Agustus 2020   08:45 73 10
perempuan itu masih saja menyulam rindu
di antara rerimbunan tanaman perdu
dan bisikan lebah pengisap madu
di pagi yang indah nan syahdu

kapan rindu yang disulam itu berpadu?
ia sudah tak sanggup lagi mengadu
ketika kenangan itu begitu mencandu
tangisnya ia tahan tak tersedu

entah sudah berapa purnama berlalu
rindu yang ia sulam sudah begitu terlalu
yang sering ia sampaikan malu-malu
pada kenangan yang menghunjam selalu

lidahnya yang kelu
hatinya yang pilu
rintihannya yang ngilu
tak lagi sesakit yang dulu

perempuan itu tak ingin hentikan waktu
rindu tetap ia sulam satu demi satu
yang ia rajut dari senin sampai sabtu
hingga ia pastikan semuanya menyatu

saat dia diam membatu
kupandang dia dari balik pintu
dan ku biarkan saja ia begitu
bersama sulaman rindunya yang tak menentu

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun