Mohon tunggu...
KOMENTAR
Puisi

Sore Itu Mendung

14 Juli 2014   05:08 Diperbarui: 18 Juni 2015   06:24 35 0
Sore itu, langit mendung

di Bandung awan pekat tak berujung

hanya serintik air yang jatuh ke tanah

yang lain ditahan daun, genting, tiang, dan kepala

Apa yang ada di kepala manusia itu?

mungkin selembar kertas yang ia coblos kemarin

mungkin benda bulat yang bergulirnya tak tahu kemana

atau sekilas gambar anak-anak yang tak jelas rupa dengan senjata di tangannya

entahlah, air pun masih jatuh ke tanah pada akhirnya

Senja itu, masih mendung

berujar bahwa sedih pedih belum berujung

Bandung masih diselimuti mendung

sebelum...

Bandung tahu siapa yang naik tahta, satu atau dua

Bandung tahu siapa yang mengangkat trofi di belahan jauh bumi

Bandung tahu kapan isak tangis disana mereda

Mendung masih membawa rintik air,

air tangis pertiwi yang dibelah tubuhnya jadi dua oleh surat suara

mungkin juga air tangis kalah para penjudi dan bandar yang merugi, cuiih..

mendung juga membawa air tangis doa untuk saudara di tanah yang bernama Gaza

Air masih jatuh di kepala,

manusia yang bingung linglung

toh Bandung masih mendung

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun