Pada masa awal kekuasaannya Soeharto menekankan dua tujuan utama dibawah kepentingannya, yaitu menciptakan stabilitas politik dan keamanan dan membangun kempali perekonomian yang hancur. Kedua hal tersebut merupakan hal yang saling berkaitan satu sama lain. Untuk mewujudkan tujuannya tersebut tentu saja Soeharto merombak beberapa regulasi atau aturan yang ada dalam negeri, tidak terkecuali politik luar negerinya. Dalam pengimplementasiannya Soeharto tidak semerta-merta langsung merombak semua kebijakan politik luar negeri yang ditinggalkan Soekarno. Kebijakan luar negeri seperti sifat politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif dan berprinsip anti-imperialisme tetap digunakan. Begitu juga tentang mempertahankan peranan pentingnya di Kawasan Asia Tenggara.
KEMBALI KE ARTIKEL