Mohon tunggu...
KOMENTAR
Healthy

Tindih-menindih, Tindihen --- Rachael Ray (Paranormal)

12 April 2012   22:19 Diperbarui: 25 Juni 2015   06:41 668 0

(1)

Mengerikan sekali, pagi ini Rachael Ray memulai acaranya dengan berbagai penyakit mengerikan. Yang misterius mulai gejala kejiwaan, gejala fisik ---mengerikan dan bisa menyesatkan diagnose para dokter.

Yang menjadi tamu, uniknya seorang dokter yang pernah mengalami --- gejalapenyakit aneh. Mengalami gejala rasa sakit yang luar biasa --- dokter yang merawatnya men-diagnose sebagai Epilepsi --- dia merasa bukan epilepsi.

Uniknya abang sang dokter mencari informasi melalui internet --- pendek cerita, ternyata penyakitnya itu berasal dari kerang --- seafood yang dimakannya selama ia berlibur di Eropa.

Banyak sakit aneh yang bisa menyesatkan diagnose dokter --- isteri teman sampai sekarang mengalaminya --- dokter dalam negeri dan dari luar negeri tidak bisa tuntas menyembuhkannya……………..

Sebenarnya terganggu --- menanti resep dan asosiasi makan yang sedap-sedap dari Rachael Ray.E, masih diputarkan penyakit aneh (menurut budaya dan pengertian Orang Sana), via video --- perempuan mengalami “Tindihen” , takut-menakutkan, ditakuti sebagai Orang Gila --- pada hal itu Tindihen yang bisa dan sering di alami Orang Indonesia.

(2)

Ada 2 mahasiswa kere; satu mahasiswa kaya dari Riau; plus 2 gadis cantik dari Weleri, bekerja di Telkom.Indah banget rumah kos mereka --- rumah belum selesai dibangun, lantai belum berubin, baru pengerasan. Mereka menempati 3 kamar masing-masing 1.

Mahasiswa Riau itu sering membawa pacarnya siang malam tidurdi situ --- gadis Weleri yang satu telah mempunyai pacar, seorang militer --- kamar depan yang ditempati 2 mahasiswa, salah satunya cacat.

Keunikan lain, di bawah jendela kamar si mahasiswa kere --- memang menjadi tempat menempatkan kerendo (kerenda tandu untuk membawa jenazah), pemilik rumah seorang pensiunan polisi yang sangat sosialis.

Suasana rumah walaupun banyak jendela dan pintu belum terpasang, dinding merah bata tidak diplester --- malam gelap. Tetapi tidak menyeramkan, mungkin bawaan suasana keakraban desa-kota itu.

Dari hasil penelitian, mempelajari gejala, mengadaptasi lingkungan (o ya, salah satu anak gadis pensiunan polisi itu, gila --- dia memang diam, mengomel, diam, mengendap-endap --- tahu-tahu sudah berada di jendela dekat kerenda). Hanya itu yang mencekam.

Mahasiswa kere itu bernama Soedarto, dan yang cacat, anak tukang jagal itu, bernama Rakhimin. Yang aneh, Soedarto tiap malam mengalami “tindihen” setiap Rakhim pulang ke kotanya di Blora.

Soedarto tidak takut dengan impian (?) --- mengalami tindihen setiap menjelang tidur, antara terlelap dengan masih sadar.

Di kamar itu. Letak dipan mereka seperti L, Soedarto tidur ke arah Soko Utama --- dengan cara begitu kaki mereka ketemu di sudut yang sama. Tetapi begitulah dalam posisi begitu, pasti Soedarto mengalami tindihen yang mengerikan.

Letak kepala tidur ke arah soko juga membuat perspektif pandangan Soedarto ke arah jendela “letak kerenda”.Ih.

Antara sadar dan terlelap Soedarto di dalam keremangan cahaya --- sebelum tertidur ia akan melihat persilangan usuk, belander dan balok, karena rumah itu belum dipasangi pian --- dalam keremangan, antara sadar dan terlelap ---Soedarto disergap selimut hitam.

Selimut itu melebar, melambai-melambai, merendah-meninggi, melambai-lambai --- hitam gelap. Hap ia menyergap.Soedarto tidak bisa bernafas, tidak bisa berteriak, meronta-ronta makin lemas, makin lemas.

Matikah ia ?Soedarto makin lemas sukar bernafas --- selimut itu menelikungnya dengan ketat.

Aah.

(ia kategorikan sebagai pengalaman paranormal, supernatural, bukan urusan medis --- karena kalau kakinya ke arah soko, dengan suasana lingkungan yang sama --- ia pasti tidak mengalami tindihen )

Wow !

[MWA] (Paranormal – 25)

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun