Pertandingan seru tersebut berakhir imbang 1-1 setelah Indonesia sempat tertinggal oleh gol dari Oldemar Castillo menjelang istirahat. Namun, Arkhan Kaka, yang berusia 16 tahun itu, tampil sebagai pahlawan dengan mencetak gol penyelamat di menit ke-54.
Dalam aksinya, Arkhan Kaka berhasil memanfaatkan crossing Welber Jardim dengan sundulan kepalanya yang melesat masuk ke gawang lawan. Gol tersebut tidak hanya menyamakan kedudukan tetapi juga menggambarkan ketangguhan pemain muda asal Persis Solo ini.
Tarian kecil dari Arkhan Kaka sebagai bentuk ekspresi selebrasi dan kegembiraan setelah mencetak gol menjadi sorotan. Aksi berjogetnya menuju tribune di sisi gawang lawan membawa kesan positif atas kontribusi sang penyerang.
Arkhan Kaka telah mencetak dua gol sejauh ini dalam Piala Dunia U-17 2023. Gol pertamanya tercipta saat melawan Ekuador dalam laga pembuka Grup A.
Pencapaiannya ini membuatnya bersaing ketat di daftar pencetak gol terbanyak bersama dengan Michael Bermudez dari Ekuador, Justin Oboavwoduo dari Inggris, Amara Diouf (Senegal), Nimfasha Berchimas (AS), dan Leenhan Romero (Venezuela).
Pertandingan selanjutnya menghadapi Maroko dalam matchday ketiga Grup A, harapan besar tertuju pada Arkhan Kaka untuk terus menambah pundi-pundi gol Timnas Indonesia U-17. Akan mampukah ia mencetak gol lagi dan membawa Indonesia meraih kemenangan di laga selanjutnya? Kita tunggu aksinya!