1. Musyawarah dan Sukarela Â
Kegiatan studytour atau sejenis harus direncanakan berdasarkan keputusan musyawarah bersama orangtua atau wali murid. Partisipasi dalam kegiatan ini bersifat sukarela, tidak ada paksaan, dan bukan merupakan kewajiban.
2. Tujuan Kunjungan Â
Madrasah dihimbau untuk melaksanakan studytour dengan mengunjungi pusat-pusat perkembangan ilmu kebudayaan, pusat kebudayaan, destinasi wisata religi, dan tempat edukatif lainnya yang bertujuan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
3. Keamanan dan Manfaat Â
Pelaksanaan kegiatan studytour harus memperhatikan asas kemanfaatan serta keamanan bagi seluruh peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan. Hal ini mencakup kesiapan awak kendaraan, keamanan jalur yang akan dilalui, serta koordinasi dan rekomendasi dari Dinas Perhubungan Kabupaten terkait kelayakan teknis kendaraan.
4. Koordinasi dengan Kementerian Agama Â
Madrasah yang akan menyelenggarakan studytour diwajibkan untuk melakukan koordinasi dengan memberikan surat pemberitahuan kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cilacap.
5. Transparansi dan Akuntabilitas Â
Kepala Madrasah wajib melaporkan dan mempertanggungjawabkan kegiatan studytour kepada orang tua atau wali murid serta pihak terkait lainnya secara transparan dan akuntabel.
Dengan adanya edaran ini, diharapkan pelaksanaan kegiatan studytour di madrasah-madrasah dapat lebih terorganisir, aman, dan bermanfaat bagi semua pihak yang terlibat. Masyarakat diharapkan dapat lebih tenang dan percaya bahwa keselamatan dan kesejahteraan siswa-siswi menjadi prioritas utama dalam setiap kegiatan pendidikan yang diselenggarakan oleh madrasah.