Sebagai productivity specialist, hal ini sering juga saya hadapi. Setiap perubahan pasti menuntut kedisiplinan. Tidak ada hasil positif yang bisa kita capai tanpa disiplin. Anak kami yang ke-2 ini memang memiliki sejarah perkembangan yang khusus. Ia baru bisa berbicara dengan baik sekitar usia 3 tahunan sehingga hambatan dalam komunikasi membuat anak ini menjadi pemarah. Saya juga menyadari, sebagai orang tua, akan lebih sulit menanamkan disiplin karena rasa iba dan sayang. Akan tetapi, tanpa disiplin dan perilaku yang baik, masa depan anak ini akan suram, dan pada akhirnya ia hanya akan menjadi “liabilities” bagi kami semua, bukan “asset”. Ia pada akhirnya akan memakan emosi, waktu dan harta kami.
Jadi, paham maksud istri saya untuk menghentikan kegiatan aikido itu, saya jawab, “apakah si Sensei melakukannya karena benci atau mem-bully anak ini?”, istri saya bilang tidak, artinya memang sesuai dengan prosedur mereka. Jadi, pertanyaan saya yang kedua adalah, apakah kamu atau saya bisa menanamkan disiplin lebih baik kepada anak ini ketimbang pelatihan aikido tersebut. Istri saya pun menjawab tidak. Jadi, yang terbaik adalah tetap mempertahankan kegiatan aikido bagi anak kami.