Dalam dunia yang semakin kompetitif, pendidikan sering kali dipersempit menjadi sekadar angka-angka pada rapor. Nilai tinggi dianggap sebagai ukuran utama kesuksesan belajar, sedangkan aspek lain, seperti pengembangan karakter dan kecerdasan emosional, kerap diabaikan. Padahal, inti dari pendidikan sejati bukanlah hanya untuk mencetak individu yang pintar secara akademis, tetapi juga untuk membentuk manusia yang bermoral, empati, dan mampu berkontribusi positif bagi masyarakat.
KEMBALI KE ARTIKEL