Mohon tunggu...
KOMENTAR
Cerpen

[Bukan "Love Story"] Takdir...

9 Maret 2018   15:42 Diperbarui: 9 Maret 2018   15:51 367 0
Malam gulita telah berlalu, fajar hampir menyingsing. Aku gelisah di pembaringanku, mata tak dapat terpejam, dan badan tak bisa beristirahat barang sejenak. Berkali-kali kucoba memejamkan mata, tetapi tak pernah berhasil. Teringat oleh ku kata seorang teman sejawat kemarin pagi. Dia mengatakan bahwa kelak segala harapan dan cita-cita ku hanyalah kesia-siaan dan mimpi belaka. Menurutnya kebahagiaan dan ketentraman hidup yang kudamba hanya khayalan kosong, seperti khayalan seorang seniman yang tak pernah memperoleh kebahagiaan. Jika benar apa yang dia katakana, duhai betapa mungkin kehidupan akan berjalan. Dan seandainya yang di katakanya itu benar, betapa suramnya wajah kehidupanku ke depan.

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun