Mohon tunggu...
KOMENTAR
Cerpen

Ning Sarah

19 Maret 2017   22:18 Diperbarui: 19 Maret 2017   22:43 790 0
Sebuah kapal mesin jurusan Semarang telah meninggalkan dermaga pelabuhan Kumai, Kalimantan. Hamid masih memegangi surat itu dan membacanya berulang-ulang. Ia seakan tak percaya, gurunya, Kyai Ahmad, meminta dirinya untuk datang pada acara Haflah Akhirussanah.

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun