Suara deruman gas motor ayah Dini berbunyi membahana di halaman parkir SMA Septika Makassar. Dini turun dari motor dengan lemas. Sudah hampir seminggu sejak Dini menginjakkan kaki di sekolah yang terpandang pinggiran itu. Reputasi prestasi dan masalah yang bantar disiarkan sekolah di televisi lokal itu cukup membuat mimik Dini setiap bangun pagi tidak menyenangkan bak asam jawa.