Pertama, pemikiran sistem sentral melibatkan pemrosesan informasi secara mendalam dan rasional. Individu yang cenderung menggunakan jalur ini secara aktif mempertimbangkan argumen, bukti, dan fakta yang disajikan dalam pesan persuasif. Faktor seperti relevansi, kredibilitas sumber, dan kejelasan pesan menjadi kunci dalam mempengaruhi pemikiran sistem sentral. Pemrosesan yang mendalam ini umumnya terjadi saat audiens memiliki motivasi dan kemampuan kognitif yang tinggi.
Kedua, pemikiran sistem periferal melibatkan pemrosesan informasi secara lebih singkat dan cenderung dipengaruhi oleh faktor-faktor periferal seperti daya tarik visual, emosi, atau ketertarikan terhadap sumber tanpa perlu pemikiran mendalam. Jalur ini sering digunakan ketika audiens kurang memiliki motivasi atau kemampuan kognitif yang tinggi untuk memproses informasi secara mendalam.
ELM menyajikan suatu model yang membantu menjelaskan bagaimana variabel-variabel seperti motivasi, keterlibatan, dan kredibilitas sumber dapat mempengaruhi cara orang memproses pesan persuasif. Teori ini memberikan wawasan yang mendalam tentang mekanisme pikiran manusia selama proses persuasi, dan aplikasinya dapat membantu pengiklan dan komunikator untuk merancang pesan persuasif yang lebih efektif sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik audiens.
Mari kita analisis iklan "How to Get Firmer Looking Skin" dari The Body Shop United Kingdom menggunakan teori ELM.