Mohon tunggu...
KOMENTAR
Sosbud

Gelisah Itu Kita

7 September 2023   08:37 Diperbarui: 7 September 2023   08:49 114 4
Gelisah Itu Kita

Menyadari keraguan akan pertanyaan-pertanyaan yang tidak begitu dimengerti dan tidak ditemukan suatu jawaban. Hal itu bukanlah suatu kekonyolan.

Salahsatunya itu menunjukan bahwa, diri yang terbatas, mencoba memahami atas ketidak terbatasan. Maka biarkan saja seseorang bertanya, biarkan seseorang dengan ketidak mengertiannya, biarkan ia dengan harap-harap cemasnya.

Dalam menjalani kehidupan ini, disadari ataupun tidak, setiap orang memiliki permasalahan ataupun kegamangan rasa yang tidak begitu dimengerti olehnya.

Dan itu tidak untuk dihindari, karena harap cemas itu merupakan kelayakan. Artinya ada sebagian yang merasakan hal itu. Agar tidak selalu  merasa aman. Karena keamanan itu sendiri tanpa disadari merupakan keterjebakan.

Tapi bagaimana sebuah permasalahan ataupun sesuatu yang tidak dimengerti bisa diterima dan disadari, tanpa merugikan siapa pun juga.

Masalah yang dialami manusia begitu kompleks, sehingga cara penanganannyapun dibutuhkan pengetahuan dan sikap bijak.

Sebuah permasalahan dapat dikaji dan diteliti, hingga kehadirannya tidak lain untuk memandaikan, dan untuk hidup seseorang lebih berkwalitas. Sehingga baik dalam keadaan bermasalah, ataupun keadaan aman, keduanya tetap harus diantisipasi.

mungkin juga tanpa disadari, pertanyaan yang tidak dimengerti tersebut sebenarnya diri ingin mencari jalan dalam peningkatan diri. Sampai benar-benar bahwa ia memang mengerti dan memahami apa yang dicarinya.

Jadi tidak setiap pertanyaan memiliki jawabannya. Tidak setiap permasalahan, dapat dijelaskan secara logika. Karena itu pertannyaan atas ketidak mengertian tersebut membuat penulis tidak memotong beberapa pemikiran logikanya yang kritis. Namun rasa ingin tahu membuatnya selalu mencari dengan harap-harap cemas.

Dengan berjalannya waktu, pertanyaan yang mengganjal, membuatnya menjadi tahu.
Ketika jawaban didapat, ia pun terpuaskan.

Penulis berpendapat bahwa, segala sesuatu apa pun permasalahan yang ada, tanpa terkecuali, semestinya dapat dijelaskan dengan ketiga hal dengan logika, dalam artian, bisa dijabarkan dengan pembuktian berupa teori, bisa juga dengan logika rasional. Jika tidak bisa dijelaskan dengan keduanya, sebagaimana permasalahan di atas, maka bisa dijelaskan lewat sebuah perumpamaan ataupun contoh. Di sinilah misteri akan terbuka.

Hanya dengan ketiga hal itulah pembuktian dapat terbukti.

Hingga penjelasan akan kebenaran, tetap bisa disampaikan, dan mustahil seseorang menafikan cara ketiganya itu, kecuali memang karena kementokan dalam penyampaian, yang kemungkinan sebab, kebuntuan dalam pemahaman, terhadap pola berpikir.

Adakalanya ketika seseorang tidak mendapat jawaban, kemudian hanya diam, dan mengubur pertanyaan tersebut dan tidak ingin mencari lebih tahu lagi. Untuk hal ini ada jawaban tepat yakni adalah sebuah contoh dan perumpamaan

Di sinilah letaknya keberagaman  proses seseorang.
Dan jawaban diberikan tentunya tidak disamakan, bagi setiap orang dan juga permasalahannya

Semoga bacaan ini memberi manfaat




KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun