Dikisahkan ada dua ember yang terikat tali timba. Keduanya digantung dengan katrol diatas sumur. Kemudian pemilik sumur menggunakan kedua ember itu untuk menimba air dari dasar sumur. Maka masing-masing ember masuk kedalam sumur dalam keadaan kosong dan kembali keatas penuh terisi air. Kedua ember itu saling bertemu ketika berada di tengah-tengah sumur. Ember yang kosong dari atas dengan menari-nari bertanya kepada ember yang penuh air dari dasar sumur. Percikan air tumpah laksana air mata yang mengalir.
KEMBALI KE ARTIKEL