Mohon tunggu...
KOMENTAR
Politik

Papua, Gadis Dusun yang Lugu

17 Juli 2016   13:34 Diperbarui: 17 Juli 2016   13:37 168 0
Lagi-lagi soal kemanusiaan dijadikan tameng ketika membicarakan Papua. Serta pula ilusi indah tentang kebebasan. Orang-orang, terlebih yang merasa berhak membela kaum subaltern, marjinal, membuat gelombang kecemasan berlebihan. Ya, kita menolak represi, ketidak-adilan. Pemerintah sejak jaman Soekarno memang tak becus mengayomi. Tapi kita juga menolak pembodohan dan penyebaran kebohongan.

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun