Karena Aku takut Neraka dan mengharap Syurga, maka kutulislah surat izin ini padaMu, Aku tahu bahwa Engkau Maha Pengasih, Maha Pemaaf, Maha Penerima Taubat dan Maha Memaklumi kondisi hambaMu. Maka berharap dan bersandar pada semua sifat ke“Maha”an Mu, aku berharap agar Engkau mau memaklumi apa yang kulakukan kini, paling tidak dengan surat izin yang kutuliskan ini, akan ada sedikit celah bagiku untuk memohon maaf padaMu.