Mohon tunggu...
KOMENTAR
Politik

Terlalu Cantik Sehingga Kinerjanya Sangat Rendah

19 Oktober 2010   15:40 Diperbarui: 26 Juni 2015   12:17 137 0
Beberapa waktu lalu saya sempat membaca sebuah tulisan "Jeffre Winters: Kalkulasi SBY Naif dan Salah". Di mata pengamat ekonomi politik dari Northwestern University, Amerika Serikat, Prof Jeffrey Winters, buruknya kinerja pemerintah tidak lepas dari sikap Presiden SBY dalam menjalankan pemerintahan. SBY dianggap lebih suka terlihat cantik, santun dan berambut rapi di depan kamera dibanding bekerja keras mengatasi persoalan-persoalan yang ada di Indonesia.

Pernyataan ini semakin membuktikan bahwa presiden kita lebih mengedepankan penampilan dibandingkan dengan urusan kinerjanya sendiri untuk kepentingan rakyatnya.  Selama ini SBY adalah orang yang selalu ingin menjadi cantik. Dan jelas dia tidak mungkin menjadi cantik di depan kamera kalau benar-benar mendorong sistemnya sehingga bajunya dan mukanya penuh keringat seperti buruh yang kerja keras di jalan atau sawah. SBY dikenal sebagai orang santun dan rambutnya selalu rapih. Orang yang santun gaya SBY bisa sukses di bidang politik, dalam arti mempertahankan posisinya di pemerintahan, tetapi tidak mungkin bisa sukseskan Indonesia yang perlu didorong keras untuk menjadi kompetitor internasional yang dahsyat.

Pandangan ini jelas memberikan kesadaran kepada kita semua, tentang memilih pemimpin.

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun