Pada tahun 2000-an, Pasar ITC Kebon Kelapa mengalami puncak perkembangan setelah dialihfungsikan dari Terminal Kebon Kelapa, sebelumnya dikenal sebagai Terminal Abdul Muis. Pusat perbelanjaan ini tidak hanya mencakup berbagai jenis produk, tetapi juga telah menciptakan potensi besar dalam menggerakkan perekonomian kota, menjadi pusat fashion, batu-batu alam bernilai tinggi, dan berbagai produk lainnya.
Namun, menjelang 2020, Pasar ITC ini mengalami penurunan pamor akibat beberapa kasus, termasuk dampak pandemi global Covid-19. Pasar ini sementara kehilangan perhatian masyarakat.
Pada akhir tahun 2023, ITC Kebon Kelapa mulai bangkit kembali berkat peran persatuan pedagang (P3SRS P2K) dan kontribusi tim yang dipimpin oleh Dr. Eddy RS, seorang pakar keuangan berpengalaman. Kebangkitan ini dimulai setelah pertemuan informal antara tim P3SRS P2K dan tim Dr. Eddy RS yang diwakili oleh Subarman dan Jack Febrian Rusdi pada kuartal ketiga 2023.