Mohon tunggu...
KOMENTAR
Politik Pilihan

Kepala BIN Harus Intelijen Berorientasi Maritim dan Punya Jaringan Internasional

28 Februari 2015   10:24 Diperbarui: 17 Juni 2015   10:22 251 0

Badan Intelijen Negara harus dikepalai oleh seorang intelijen karier yang memiliki orientasi maritim dan mempunyai jaringan internasional yang cukup baik. Hal tersebut menjadi keharusan dikarenakan intelijen Indonesia kedepan harus mampu mengamankan visi poros maritim pemerintahan Jokowi-JK. Terkait pentingnya jaringan internasional, itu dikarenakan alasan bahwa dalam mengamankan kepentingan nasional, intelijen Indonesia harus mampu memetakan kekuatan intelijen asing dan juga harus memiliki kecakapan dalam mengkomunikasikan kepentingan tersebut kepada negara lain. Demikian disampaikan oleh IRWAN SUHANTO, pengamat politik dan intelijen, Anggota Dewan Pendiri LEMBAGA KAJIAN STRATEGIS NASIONAL sekaligus Anggota Dewan Pakar Indonesia Movement Strategic and Analysis Center. Ditemui di Semarang dalam wawancara bersama IMOSAC, Irwan juga menyatakan bahwa sudah saatnya intelijen Indonesia merubah orientasi gerakannya dari pengamanan internal semata tetapi lemah apabila berhadapan dengan kepentingan asing. Berikut petikan wawancara tersebut;

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun