Pesantren perlu menerapkan pendekatan pendidikan holistik yang tidak hanya fokus pada ilmu agama, tetapi juga mengintegrasikan nilai-nilai keberlanjutan lingkungan dalam kurikulumnya. Ajaran Islam menekankan pentingnya menjaga dan merawat alam. Dalam Surah Al-Rum [30]: 41, ditegaskan bahwa kerusakan lingkungan merupakan hasil perilaku manusia yang tidak selaras dengan ajaran agama. Ini menunjukkan tanggung jawab besar manusia dalam menjaga keseimbangan ekosistem.
Salah satu contoh konkret adalah pemanfaatan lahan warga masyarakat yang tidak produktif untuk mengajarkan santri dan masyarakat sekitar teknik bercocok tanam ramah lingkungan. Terdapat lahan seluas sekitar 3000 m yang diamanahkan oleh warga untuk digarap sebagai lahan pertanian.