Dalam bingkai pluralisme dan toleransi, Anies merupakan sosok idola. Tapi, itu dulu. Beberapa tahun yang lalu. Jauh sebelum atmosfir Pilkada DKI memanas. Sekarang? Saya skeptik. Malah sudah hampir menyentuh level tidak mempercayai Anies sebagai "simbol" perekat keberagaman bangsa lagi. Bukan cuma saya, tapi ada banyak orang. Ada banyak kalangan. Kok bisa?
KEMBALI KE ARTIKEL