Secara kebetulan, dua orang teman pada hari Rabu (2/8/2023) menulis soal bahasa di status facebook mereka. Teguh Dewabrata (Biro Humas Kemendikbudristek, Jakarta) menulis bahwa bahasa mampu menunjukkan perasaan, adab, sensitivitas, dan kekayaan leksikon serta diksi seseorang. Bahasa juga mengajarkan seseorang bagaimana menikmati rasa cinta: mencintai dan dicintai.