Mohon tunggu...
KOMENTAR
Puisi Pilihan

Dangiang Sangkuriang

19 Februari 2023   16:20 Diperbarui: 19 Februari 2023   16:41 138 3
*
di hari ke tujuh
setelah menendang perahu itu
ia memandang bulan
yang memantul di laut Segitiga Bermuda

"Sumbi, kenapa harus Citarum? kenapa bukan di pantai ini?"

dadanya masih gemuruh ombak
menantang langit

*
di hari ke sembilan
ia berdiri di bawah patung Liberty
tatapnya tetap maut
sebab luka itu kian bernanah
di jiwanya

"aku tidak menyalahkanmu, Sumbi. di sana, di Thebes, bahkan sahabatku melahirkan anak-anak dari ibunya sendiri. aku kesal dan geram kepadaNya yang seenaknya membuat cerita tanpa memikirkan perasaanku."

lampu kota menerpa wajahnya
matanya amarah
kepalanya berubah tanda tanya

*
tepat di hari ke empat puluh
hatinya perlahan luluh
ia mematung di Gunung Padang
ingatannya mengembara pada sebuah peristiwa
tatkala manusia pertama kehilangan nyawa

"bukankah itu juga pembantaian yang mengatasnamakan cinta?"

hening
dan lambung gunung
masih memendam harta karun peradaban

*
di hari ke seratus
ia muncul di berbagai media
mengabarkan bahwa kutukannya
akan segera tiba

: dunia berganti nama dan cerita

Garut, 14 September 2022

*Di dalam buku Babasan jeung Paribasa (Ajip Rosidi, Kiblat 2005) arti ilang dangiang yaitu leungit komarana (hilang wibawa) dengan dijelaskan bahwa dangiang biasanya diterapkan ke sebuah tempat yang dianggap suci atau keramat, sedangkan bila diterapkan kepada manusia,  dangiang itu artinya wibawa akibat pengaruh kekuatan batin yang bersih.

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun