Merah putih berkibar gagah
Sepeda ontel berbaris bersama tas kumalnya
Berisi penuh kisah-kisah perjuangan
Mengenang pergulatan mengangkat senjata di masa remaja
Kemiskinan membersamainya
Begitu pula keriput kisut hendak menelanjangi belulangnya
Tidak satu katapun keluh-kesah tersurat ataupun tersirat
Yang tampak hanyalah dada yang membusung tegap
Meskipun bungkuk tidak dapat ia sembunyikan
Di bawah tiang bendera, ia lantunkan Indonesia Raya
Pikirannya hanyut bersama hatinya
Aku yang memandanginya, ikut terseret arus jiwanya