Tanpa mengurangi rasa hormat saya kepada salah satu saintis dan Ketua PP Muhammadiyah. Karena ruang saintifik adalah ranah kritis. Bisa mendukung, bahkan mengoreksi sepanjang masih dalam kerangka akademis. Agamawan (atau saintis yang agamis) sebaiknya tidak berusaha mencocokkan sejarah agama dengan teori sains. Jika teori relativitas khusus tidak cocok dengan peristiwa Mi'raj Nabi, jangan dicari kecocokkannya ke teori lain. Temuan sains punya jalur analisis berbeda. Lebih penting, ia bukan dalam rangka menjawab histori agama.
Hantu Pocong Lembang, Hiburan Siang di Jalan Macet!
5 bulan yang lalu
KEMBALI KE ARTIKEL