Saya tengarai tak banyak di antara kita yang mengenal dan memahami seluk beluk “kolokasi” (collocation). Padahal dalam wacana sehari-hari, kita semua memakai kaidah kolokasi ini, tentunya tanpa kita sadari karena sudah otomatis (taken for granted). Secara sederhana, kolokasi dapat didefinisikan sebagai “gabungan beberapa kata yang berdasarkan kesepakatan tak tertulis menjadi saling berjodoh”. Gabungan kata ini, bisa kata kerja + kata benda, kata benda + kata benda, kata benda + kata sifat dan sebagainya. Dalam khazanah bahasa Indonesia, sejauh yang saya ketahui, belum pernah dibuat kompilasi mengenai kolokasi ini, padahal dalam bahasa Inggris sudah cukup banyak kamus yang merangkum contoh-contoh kolokasi secara lengkap.