Mohon tunggu...
KOMENTAR
Cerpen Pilihan

Risma Tak Malu Mertuanya Pemabuk

31 Oktober 2020   13:10 Diperbarui: 31 Oktober 2020   17:55 362 43
Profesor buatan Kompasioner   Felix Tani  yang   senang menggangkat cerita Poltak  sangat menarik. Profesor Felix Tani itu  ahli  Batakologi yang kentir.  Kata kentir begitu populer karenanya, padahal akupun tidak paham apa itu kentir yang sesungguhnya.  Jika guru besar buatan kompasioner itu cerita panjang soal si Poltak, maka aku akan cerita si Risma yang  bijak, pintar, cerdas dan rendah hati.  Guru besar kentir itu pernah menyebut saya orang Batak berhati lembut, padahal kutipu dia. Menipu profesor itu menyenangkan. Sebagai tindak lanjut tipuan, maka saya akan mengimbangi cerita si Poltaknya dengan si Risma. Si Poltak  tidak akan jodoh dengan si Risma walaupun dengan  mas kawin beberapa ekor kerbau si Poltak. Sebab Risma menautkan hatinya yang lembut bagaikan salju  telah  terakumulasi dengan  Jahorman, anak tukang mabuk yang kerjanya main catur. 

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun