Ada bayang samar di batas fajar.
Terkadang merintik, kadang mereda,
Hadir tanpa pernah benar-benar menyandar.
Embun tipis menggantung di ujung daun,
Satu per satu jatuh tanpa jejak.
Begitu pula waktu yang berlalu diam,
Menyimpan sesuatu di sela sela langkah.
Angin membawa wangi yang tak bernama,
Menyapu sepi dengan halus tanpa suara.
Seakan ada pesan yang ingin disampaikan,
Tapi selalu terhenti di ambang udara.
Biarlah tetap tersembunyi di sudut senja,
Menari bersama bayang yang enggan beranjak.
Tidak perlu terang, tidak perlu kata,
Cukup menjadi bisikan di tengah malam yang lengang.