“Menurutmu apa definisi mimpi itu?” tanya Ardi kepadaku dalam kesunyian kamarnya. Aku terngiang sejenak, berusaha mengolah kata demi kata di dalam otakku agar aku bisa menjelaskannya.
“Hmmm..Mimpi itu…” Aku mulai memaparkan.
“Sebuah kehidupan. Ya, mimpi itu sebuah kehidupan,” jawabku padanya.
“Sebuah kehidupan? Apa maksudmu?” tanyanya yang terlihat tak mengerti dengan ucapanku.