1.
Mitos : anal seks hanya bisa dilakukan oleh gay.
Fakta : semua mahluk yang memiliki anus bisa menikmati anal seks, biarpun dia gay ataupun normal. 2.
Mitos : semua gay melakukan anal seks.
Fakta : Tidak! Banyak gay yang suka dengan anal seks, tetapi lebih banyak lagi yang tidak sampai ke bagian itu. 3.
Mitos : anal seks menyakitkan
Fakta : tentu saja tidak akan sakit kalau kita melakukannnya dengan benar. Sebenarnya, setiap aktivitas seks (tidak hanya anal) bisa saja menyakitkan dan tidak mengenakkan akibat kurangnya cairan pelumas, dalam hal ini pelumas tambahan diperlukan. Oleh karena itu, anal seks bisa menjadi sangat menyenagkan dan bebas rasa sakit. 4.
Mitos : anal seks itu
kotor Fakta : sebenarnya, seks secara umum adalah pekerjaan
kotor, tetapi anal seks telah mendapat stigma lebih
kotor dari jenis seks yang lain karena melalui bagian pembuangan yang lebih
kotor. Oleh karena itu, pastikan dalam melakukan anal seks, tidak ada keinginan untuk ke kamar mandi segera. Sebagai langkah preventif, bisa mengkonsumsi banyak serat sehingga bagian
itu tetap dalam kondisi yang bersih dan higenis. 5.
Mitos : anal seks akan menularkan HIV
Fakta : seseorang hanya akan mendapatkan virus HIV atau jenis virus lain jika lawan main kita terkena virus tersebut. Dalam hal ini, virus tersebut menular dari anal seks yang tidak terlindungi. Oleh karena itu, ada baiknya menggunakan kondom sebagai pengaman, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. Jadi, selama kita bermain aman, maka tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Sumber By
Ellen Friedrichs, About.com Guide * gambar diambil dari cartoonstock.com dan medchecker.com
KEMBALI KE ARTIKEL