Kendati demikian terdapat beberapa klasifikasi anak berkebutuhan khusus, diantaranya ada anak yang mengalami tunanetra.
Tunanetra berasal dari kata tuna yang berarti rusak atau rugi dan netra yang berarti mata. Jadi tunanetra yaitu individu yang mengalami kerusakan atau hambatan pada organ mata. Mohammad Efendi mendefinisikan tunanetra sebagai suatu kondisi penglihatan dimana "anak yang memiliki visus sentralis 6/60 lebih kecil dari itu atau setelah dikoreksi secara maksimal penglihatannya tidak memungkinkan lagi mempergunakan fasilitas pendidikan dan pengajaran yang biasa digunakan oleh anak normal/orang awal
Lalu apakah anak tunanetra bisa untuk berolahraga???
Berikut beberapa olahraga yang bisa dilakukan oleh anak tunanetra:
* Estafet bola
estafet bola kepada anak tunanetra yaitu untuk melatih motorik kasar dan kemampuan merangsang benda yang ada didekatnya, selain itu melatih kerja sama tim, kepercayaan diri, dan konsentrasi dalam permainan tersebut.
* Memasukkan bola kecil
Memasukkan bola kecil kedalam box atau tempat penampungan bola kecil tersebut adalah untuk melatih motorik halus anak tunanetra berdasarkan Indra peraba selain itu permainan tersebut dapat melatih kepercayaan diri dan konsentrasi anak tunanetra.
Berikut beberapa olahraga yang bisa dilakukan oleh anak tunanetra berdasarkan Indra peraba dan perangsang anak tunanetra. Permainan tersebut dapat dilakukan untuk melatih motorik halus anak kasar anak tunanetra dan meningkatkan kemampuan serta indra yang dimiliki oleh anak tunanetra.