Konsep standar pintar seringkali dikaitkan dengan kemampuan dalam bidang matematika. Selama bertahun-tahun lamanya, kita telah terbiasa dengan gagasan bahwa menjadi pintar berarti memiliki pemahaman yang kuat dan kemampuan yang tinggi dalam matematika. Namun, sangatlah penting untuk mempertanyakan apakah penekanan yang terlalu besar pada keunggulan matematika ini adalah sesuatu yang memang seharusnya kita anut. Artikel ini akan membahas argumen-argumen yang mematahkan perspektif turun temurun ini, serta mengusulkan pendekatan yang lebih seimbang dalam mengukur standar pintar.
KEMBALI KE ARTIKEL