Saya sampai pusing memberi tahu kepada anak- anak yang main bola di depan rumah untuk membuang sampah pada tempatnya. Mereka para pelajar, ABG tanggung tetap saja membuang sampah  sembarangan. Mungkin karena akhirnya saya sendiri bosan memberi tahu sekali dua kali, sampah itu bertebaran membuat lingkungan terasa kumuh. Padahal kompleks saya termasuk perumahan atau sebutlah cluster tetapi mengapa seperti tidak beda dengan suasana perkampungan di Pedongkelan.Â
KEMBALI KE ARTIKEL