Namun justru menurut pengacara persatuan dukun, Marchel Radival atau yang lebih dikenal sebagai pesulap merah adalah seorang dukun yang sesungguhnya atau dukun legal di Indonesia. Yaitu dukun seperti mereka ini yang memiliki sertifikat resmi. Adapun yang menyimpang itu adalah oknum dukun.
Atas dasar itulah maka belum lama ini, Pesulap Merah dilaporkan Persatuan Dukun se-Indonesia atas dugaan pelanggaran UU ITE. Hal ini lantaran aksinya yang kerap membongkar trik oknum dukun dan tidak mengatakan  sebagai "oknum dukun." Dalam Video yang beredar, akan diadukan karena  menyebutkan kerjaan dukun itu "kalau gak nipu ya cabul"  ada pula suara di video yang berujar  dari kelompok dukun ini  akan mengadukan Marchel atas  perilaku pelecehan terhadap seorang wanita  di ajang pembuktian.
Diluar dugaan di jalan perumahan tempat mereka berkumpul, ada Ustad Derry Sulaiman  lewat dengan mobil putih mau ke pengajian, terjadilah adegan foto bersama. Sempat terdengar sang ustad mengajak "memberantas kemusrikan." Ustad Derry adalah pendukung Pesulap Merah Marchel Radival dalam memberantas kemusrikan. Pertemuan Ustad dengan pengacara & para pendukung Persatuan Dukun Indonesia, cukup menarik untuk disimak.
Terdengar suara dari pengacara dukun saat berbisik kepada ustad, menjelaskan posisinya. Dengan santun sang pengacara berbisik ke Ustad Derry Sulaiman "saya tergantung pesanan". Â Semua para pembaca pasti sudah memahami makna bisikan itu. Walau perlahan tapi cukup jelas tertangkap di audio kamera.
Seperti saat pembuktian di podcast Dr.Ricard. Yang mengaku cicit Mbah Priok ini, agak sedikit nyolot ke pengacara saat di berikan jarum suntik untuk pembuktian, seraya mengatakan "ini beda lagi...!" Langsung pengacara dukun membelanya dengan kalimat  "dia belum mempelajari hal ini". Dr.Richardpun tidak memperpanjang persoalan ketika uji tusuk dengan jarum ditolak. Dan pengacara dukun cukup jelas posisinya  menjadi penengah yang berimbang. Dalam posisi terjepit sang pengacara langsung membela cliennya dengan bahasa yang lebih bijak. Sehingga semua pihak tidak tersakiti.
Pertemuan Ustad Derry Sulaiman dengan kelompok dukun yang mengadukan Machel Radival ke kepolisian atas pernyataan yang menyudutkan dukun, tampak  dalam pertemuan di pinggir jalan perumahan  itu cukup bersahabat. Walau  mereka datang dari kubu yang berbeda.  Bahkan sahabat Ki Joko Bodo yang berkaus kuning berujar "ini orang baik." Suara itu tertangkap  lewat audio kamera. Terasa  bahasa mereka sangat menyejukan hati tidak seperti yang viral di youtube. Dalam pertemuan ini, seolah tak ada yang berkonflik, walau  dengan tegas bahwa sikap ustad berada di posisi Marchel Radival.
Namun mereka yang bergabung dalam kelompok dukun ini spakat akan mengadukan pesulap merah dengan dugaan "pelecehan ". Dengan bukti sebuah video saat Marchel melakukan pembuktian di akun youtube. Terbukti seorang wanita tersugesti (terhipnotis) langsung duduk dipangkuan Marchel Radival. Dalam ajang ini, terbuktilah  bahwa  pesulap merah tanpa bantuan makhluk astral bisa menghipnotis hanya lewat kata-kata sugesti. Hal inilah yang akan diadukan sebagai "pelecehan" karena Pesulap Merah diam saja ketika wanita cantik itu memeluknya. Walau di video itu di jelaskan "ini ajang pembuktian"
Pertemuan Ustad dan kelompok dukun ini banyak menui respon penonton youtube. Bahkan ada komentar "99% rakyat Indonesia mendukung Marchel." Dan banyak sekali komentar yang menyudutkan orang yang mengaku  cicit Mbah Priok.
Siapa yang mengaku Cicit Mbah Priok ini ? Ternyata namanya Jindan asal Palembang. Tampak  tokoh unik ini terkesan hanya numpang viral atas perseteruan Pesulap Merah dengan Gus Syamsudin. Viral karena mengaku keturunan Mbah Priok, yang sangat populer di Nusantara.  Walau banyak sekali komentar yang menyayangkannya.
Mengaku Cicit Mbah Priok  tapi terasa merendahkan kiprah tokoh terhormat itu. Dimana letak merendahkannya ? Bisa dibaca pada ruang komentar youtube tersebut. Diantaranya Dia menantang Pesulap Merah, namun menolak jarum suntik milik Dr.Richard yang di sodorkan di acara podcast. Dalam ajang pembuktian ini banyak klarifikasi dari pihak penantang Marchel Radivai ini. Diantaranya klarifikasi dengan kalimat "ini beda lagi."Â