Dalam basis ilmu ekonomi, dipelajari bagaimana individu atau kelompok memperoleh ‘keuntungan’ yang sebesar-besarnya dengan sumber daya yang ‘terbatas’. Kata ‘keuntungan’ yang dimaksud memang sering kali dipersempit hanya berkaitan dengan masalah uang, walaupun sebenarnya tidak begitu. ‘Keuntungan’ atau yang selanjutnya penulis sebut sebagai insentif yang ingin diperoleh, dalam arti luas tidak selalu berkaitan dengan masalah uang, namun bisa saja hanya berupa kepuasan (utilitas), ataupun dalam bentuk lain yang merupakan insentif yang tepat dari upaya individu atau kelompok tersebut.