Sapuan bayu menuju pergantian waktu begitu mencekam
Merapatkan sela-sela tulang tanpa renggang
Menggiring para serangga dan kumbang, menabuh iringan tembang
Nuansa kaku berganti hening
Terdengar tabuhan jelang purnama yang berdenting
Jiwa-jiwa mulai bersila merapatkan senyuman
Di mana mereka memulai untuk menenggak nasehat kehidupan
Gemulai rayuan tembang pangkur menghujam nadi
Tangis penyesalan menjadi-jadi
Kala ia menyerukan rasa damai dalam hati
Sebagai awal mula jiwa-jiwa menjadi diri sendiri