Mohon tunggu...
KOMENTAR
Sosbud

Keprihatinan, Hobi Kreatif dan Harapanku

2 Januari 2011   08:13 Diperbarui: 26 Juni 2015   10:02 121 0
Rutinitas tertentu yang dijalani setiap hari terkadang menimbulkan kejenuhan, banyak yang kemudian mencari-cari hari libur untuk sekedar berjalan-jalan atau melakukan sesuatu sekedar untuk refreshing. Bagi kaum ibu yang kesehariannya bekerja di dalam dan di luar rumah pasti akan tertarik dengan upaya yang sering dikenal dengan istilah "cuci mata". Cuci mata menimbulkan satu semangat baru, ngirit dan asyik. Namun hobi yang satu ini, meskipun kedengarannya simple dan menyenangkan, tapi tidak demikian bagiku. Hanya slogan saja ketika keluar rumah saya katakan kalau saya hanya akan keluar sebentar untuk sekedar cuci mata. Karena pada kebanyakan kasus slogan cuci mata yang disandang dari rumah akan berakhir dengan belanja seabrek-abrek. Lalu apakah itu yang disebut cuci mata ngirit?, tentu saja tidak...saya malah terkadang takut melihat kembali struk belanja yang diberikan beserta kembalian uang dari kasir. Terkadang enggan membawa uang banyak ketika hendak cuci mata, namun apa boleh buat ketika tergiur dengan sesuatu...malah keluar kartu ATM jitu  yang hanya tinggal digesekkan saja. Alhasil cuci mata kembali menjadi slogan semata.

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun